AKU MELIHAT MALAIKAT

Aku melihat malaikat,
tidak dalam kitab-kitab atau alunan ayat-ayat.
Aku melihat malaikat pada dirimu
yang hanya mampu memberikan satu
tetapi menjadikan senyum sebagai pemberian keduamu.
Simpan sayapmu,
apapun warna dan seberapa besar bentuknya.
Sebab bagiku
itu tak sebanding
dengan apa yang telah engkau berikan kepada sesama.

Aku ingin melihat malaikat
tidak lewat puja-puji atau senandung lagu rohani.
Aku ingin melihat malaikat pada diriku,
yang hanya bisa memberikan satu
tetapi memberikan hangat jiwaku sebagai persembahan keduaku.
Kan kusimpan sayapku.
Sebab apapun warna dan seberapapun bentuknya,
aku tak akan kuat menanggung sakit kelahirannya.

Kita melihat malaikat.
Setiap waktu setiap saat.
Tidak lewat sanjung dan banyaknya jemaat.
Tetapi kita melihat malaikat,
pada diri mereka yang membawa kebaikan bagi semua umat.

( You are the angel. You must be hide your big white fluffy wings)

Jakarta, 30 Mei 2008

DOA YANG TERKABUL

TUHAN,
BAGAIMANA JIKA DOA YANG KUPANJATKAN TERNYATA ENGKAU KABULKAN,
NAMUN TERNYATA TIDAK SESUAI YANG KUHARAPKAN?

(Ekor, April 2008)