Kau adalah Maya
Tuesday, April 4th, 2006
Aku tak meminta
jarak dan maya.
Aku tak berharap
rindu dan hampa.
Kau datang
saat aku dahaga
akan rasa yang nyata.
Jangan bawakan aku mimpi.
Aku tak mau lagi
terbangun
dan mendapatimu
tak lagi di sisiku.
Mengapa malam adalah perjumpaan
dan pagi adalah perpisahan?
Matahari tak mampu
menghibur dan menerangi
muram batin dan jiwaku.
Katakan kepadaku
bahwa kau adalah palsu.
Agar aku tak tertipu
oleh setan setan
yang menjelma dan menyaru
menjadi dirimu.
Karena satu ajakan saja
bisa membuatku
melompat dan mengejarmu
ke dalam maya abadimu.